Sabtu, 16 Maret 2013

Karya sastra Aksara Pelangi Nyanyian Jiwa (V)



Takdir SunYi
Sunyi kian hembuskan napas hampa di alam raga. . .
Kini hati tlah lelah menapaki jejak diri . .
Terkapar menyudut senja menanti gulita menyapa. .
Tak mampu kumeronta meski hati tersayat mati
Mendekapi duri melilit nadi. .
Tetesan darah hitam isyaratkan airmata jiwa
tersiksa. . .

Cahaya tak lagi mampu menembus sukma.. . . .
Pekat merantai diri memasung raga. . .
Diantara Netra Nestapa penoreh duka . . .
Aku hangus terbakar, beku terlahir bagai debu . .

Kuterlelap dalam gelap terasing di kesunyian . . .
Terpasung kematian hampa saat sang waktu berdetak hampa
Kmna kuharus melangkah
Ketika hanya lautan duka terhampar luas pekakan mata . . .

Letih kuberpijak dalam gelap senja
Tertatih merangkak jatuh & tenggelam
Lalu sirna bersama bayang kelam kehidupan
Semakin tak berarti . .sirna makna tiada kata
Kuterhimpit takdir sunyi sepi diri . .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar