Sabtu, 16 Maret 2013

Karya sastra Bafana Dewa (II)



== TENTANG SEORANG KAWAN ==

Seisapan candu menggumpal sepenggalan hayal
secawan arak menyedak ke paru paru nafsu
selayang pandang lekuk tubuh mewangi jalang
jari tangan meraba binal sorot mata menggila
nafas menyesak tertahan di ujung gejolak
puaskan hasrat pada nikmat sesaat
sampai terkapar di ambang fajar
mengakar di remang remang kamar
menepis dosa dosa pesta semalam
tanpa sesal...
habiskan separuh usia..

Ketika sejuknya embun pagi terlewati
mata terjaga dianiaya sang surya
raga lunglai jiwa dihimpit sesal
mengaduh pada peluh keruh lalu mengeluh
penuh tanya pada arah yang sesat
dimana aku...?
kemana aku...?
mencari jawabanpun tak mampu
sampai ada titik samar serupa cahaya dupa
mengajaknya kembali pada yang terlupa
selagi masih ada usia....

titik terang datang dari jabat tangan seorang kawan
mematok titik balik sebuah perjalanan buta
menata hati dari puing puing beling cawan yang terbanting
menutup mata dari rayu bibir bergincu
menepis candu merenda asa baru
merenungi diri menyapa hangat sang mentari
bersimpuh dalam do'a do'a malam di ambang subuh
habiskan sisa usia...

Maafkan aku kawan..
ini semua tentangmu
kuceritakan tanpa maksud tertentu
hanya ingin katakan
jangan sia siakan usia...


~ Untuk seorang kawan ....
#BD#

Tidak ada komentar:

Posting Komentar